Iklan

Iklan

Disnakertrans Sulut Pacu Upskilling dan Reskilling Pekerja Hadapi Transformasi Industri

dikanal
19 Juli 2026, 12:27 WIB Last Updated 2026-07-19T04:27:07Z
Kadisnakertrans Sulut, Noldy Salindeho saat memaparkan strategi ketenagakerjaan hadapi transformasi industri dalam diskusi bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut, Jumat (17/7).
 

SULUT, dikanal.com -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) meluncurkan strategi ketenagakerjaan baru berbasis digital dan berkelanjutan untuk mengantisipasi era otomatisasi serta pergeseran industri global.

Komitmen di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay (Yulius-Victor) ini terungkap dalam Forum Diskusi Dialektika "Ngopi Bareng JIPS" di Kantin PKK, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/7/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, Drs Noldy Z. Salindeho, MSi, menegaskan bahwa penciptaan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menjadi kunci utama menghadapi transformasi industri saat ini.

Sebagai langkah konkret, Disnakertrans Sulut menggulirkan program peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) bagi para calon tenaga kerja lokal.

"Disnaker bertindak lebih proaktif dalam menyediakan program pelatihan. Kami juga mengintegrasikan sistem informasi ketenagakerjaan terpadu untuk mempermudah akses bagi para lulusan baru (fresh graduate) dalam memetakan kebutuhan pasar kerja secara riil dan presisi," ujar Salindeho di hadapan para awak media yang tergabung dalam Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS).

Berdasarkan data terkini Disnakertrans Sulut, postur ketenagakerjaan di Bumi Nyiur Melambai saat ini masih didominasi oleh sektor informal sebesar 54 persen, sedangkan sektor formal berada di angka 46 persen.

Menanggapi struktur tersebut, Salindeho menyatakan pemerintah fokus mendorong pertumbuhan sektor formal secara lebih agresif melalui visi pembangunan "Satu Komando". Sistem terpadu ini diimplementasikan untuk memperkuat sektor formal tanpa mengabaikan sektor informal yang selama ini menjadi penyangga stabilitas ekonomi daerah.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari kemitraan Pers. Koordinator Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), Ronald Rompas, menilai program pelatihan ini membuka peluang baru yang sangat positif bagi pencari kerja lokal di Sulawesi Utara.

"Ini informasi positif dan sangat baik untuk dimanfaatkan para pencari kerja di Sulut," kata Ronald yang didampingi Sekretaris JIPS Rahman Ismail dan Bendahara Sammy Lumi.

Rompas menambahkan, JIPS berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi jembatan informasi yang transparan. Melalui agenda diskusi rutin bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diharapkan seluruh program strategis pemerintah daerah dapat tersosialisasi dengan baik dan menyentuh langsung masyarakat luas. (*/Rio)




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Disnakertrans Sulut Pacu Upskilling dan Reskilling Pekerja Hadapi Transformasi Industri

Terkini

Topik Populer

Iklan