![]() |
Foto: Istimewa |
MANADO, dikanal.com - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam skema Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi berakhir, Kamis (30/4/2026).
Pihak universitas maupun tim pemantau pusat menyatakan seluruh rangkaian ujian berjalan kondusif tanpa ditemukan praktik kecurangan.
Rangkaian seleksi masuk perguruan tinggi negeri tebesar di Sulut ini dipimpin langsung Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unsrat, Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, MP., Ph.D., mewakili Rektor Unsrat Prof. Oktovian B.A. Sompie.
Dalam sambutannya, Prof. Arthur memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh panitia yang berhasil menjaga integritas ujian.
“Keseluruhan kegiatan UTBK-SNBT Unsrat 2026 berjalan sangat baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan tanggung jawab penuh dari seluruh elemen panitia sesuai fungsi masing-masing,” ujar Prof. Arthur Pinaria.
Senada dengan pihak internal kampus, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Panitia Pusat, Andi Ridwan Makkulawa, memberikan rapor hijau terhadap performa penyelenggaraan di Unsrat.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan, ia menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) telah diterapkan secara ketat.
"Kami tidak menemukan adanya praktik kecurangan, baik yang melibatkan panitia, pengawas, maupun peserta. Semuanya berjalan sesuai regulasi pusat," tegas Andi Ridwan.
Andi menambahkan, faktor pendukung utama kelancaran tahun ini adalah kesiapan infrastruktur. Unsrat dinilai berhasil memenuhi standar kenyamanan peserta dengan menyediakan ruang ujian ber-AC dan jaringan internet yang stabil.
Dari sisi keamanan, penggunaan metal detector untuk memindai peserta serta pengawasan melalui sistem CCTV di setiap ruangan menjadi langkah preventif yang efektif.Mitigasi Kesehatan PesertaSelain aspek teknis dan keamanan, panitia juga menaruh perhatian pada aspek kemanusiaan.
Selama ujian berlangsung, Unsrat menyiagakan posko kesehatan dan tim medis untuk mengantisipasi gangguan kesehatan mendadak pada peserta.
“Panitia telah menjalankan tugas sesuai SOP dengan sangat baik, termasuk mitigasi risiko kesehatan bagi para peserta,” pungkas Andi.
Setelah berakhirnya tahapan ujian ini, para peserta kini menunggu pengumuman resmi hasil seleksi secara nasional. Kelulusan ini nantinya akan menjadi tiket utama bagi calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di universitas negeri terbaik di Bumi Nyiur Melambai. (Rio)


